Sebagai pintu kesehatan tubuh, Anda perlu memerhatikan kondisi mulut lebih rutin. Sebab, bakteri dan kuman ternyata dapat masuk dengan mudah, melalui makanan atau minuman yang kita konsumsi, serta memicu bau mulut yang menyengat. Untuk meminimalisir aroma tdisak sedap, yuk, cari tahu mitos dan fakta tentang bau mulut. Supaya, Anda terhindar dari perawatan kesehatan gigi dan mulut yang keliru.
1. Bau Mulut Dipicu oleh Gangguan Pencernaan
Dikutip dari Breath Institute, hanya 3% kasus halitosis yang berasal dari perut (pencernaan). Sisanya, disebabkan oleh bakteri yang terselip di sela gigi dan memproduksi gas berbau (volatile sulfur compound). Sehingga, tidak semua kasus bau mulut dipicu oleh gangguan pencernaan.
2. Bau Mulut Mengindikasikan Gangguan Penyakit Dalam
Perlu Anda ketahui bahwa, bau mulut berasal dari Streptococcus salivarius, bakteri yang menghasilkan gas belerang beraroma khusus di mulut, seperti hidrogen sulfida (berbau telur busuk) dan methyl mercaptan (berbau kubis busuk). Kedua gas ini timbul akibat penumpukan bakteri dan sisa makanan di lidah bagian belakang yang tidak dibersihkan, sehingga tidak bisa dikatakan bahwa kondisi bau mulut diindikasikan sebagai gangguan penyakit dalam.
3. Obat Kumur Mengusir Bau Mulut
Journal of Clinical Periodontology melakukan penelitian untuk menguji efektivitas antimikroba, yaitu berkumur dengan obat kumur yang mengandung minyak esensial setelah 12 jam penggunaan. Hasilnya, obat kumur hanya mengusir bau mulut dalam jangka waktu pendek. Bila Anda ingin menggunakan obat kumur untuk mengusir bau mulut, sebaiknya diperhatikan lagi jenis kandungan di dalamnya, ya. Sebab, beberapa jenis obat kumur mengandung alkohol dapat membuat mulut menjadi kering, sehingga bau mulut pun timbul.
4. Rutin Scalling Menghilangkan Bau Mulut
Mitos dan fakta tentang bau mulut selanjutnya adalah terkait kebiasaan scalling yang disinyalir dapat menghilangkan bau mulut. Faktanya, scalling memang dapat merontokkan plak dan karang gigi yang tidak cukup dihilangkan dengan sikat gigi dan flossing. Sehingga, kondisi oral pun bersih dan bau mulut jadi lebih segar.
5. Konsumsi Probiotik Bantu Kurangi Bau Mulut
Sebagai jenis bakteri baik, probiotik bermanfaat dalam menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Hal ini ditegaskan dalam jurnal The International Scientific Association for Probiotics and Prebiotics (ISAPP) yang menjelaskan bahwa, bakteri dan jamur hidup yang diberikan dalam jumlah cukup dapat menghilangkan aroma tidak sedap yang ada di rongga mulut. Untuk membantu mengurangi bau mulut, Anda bisa mengonsumsi yoghurt, keju, atau sup miso yang tinggi kandungan probiotik.
6. Menstruasi Memicu Bau Mulut
Faktanya, menstruasi dapat menjadi penyebab bau mulut, lho. Kondisi ini terjadi karena fase menstruasi memicu penurunan kadar saliva di mulut. Selain itu, gigi dan gusi jadi rentan berdarah, akibat melonjaknya kadar estrogen yang menyebabkan pembengkakan dan inflamasi pada gusi. Sehingga, Anda disarankan berhati-hati dalam membersihkan mulut saat mendekati tanggal menstruasi.
7. Bau Mulut dapat Menular
Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan kalau bau mulut dapat menular ke orang lain. Namun, jika Anda berkontak dengan mulut atau air liur seseorang yang terkontaminasi virus atau bakteri, maka risiko penularan penyakit menjadi lebih besar akibat perpindahan bakteri.
8. Rajin Sikat Gigi Terbebas dari Bau Mulut
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bau mulut dapat dipicu oleh kebersihan gigi dan mulut yang tidak dirawat dengan baik. Namun, pada sebagian orang, bau mulut tetap timbul meskipun sudah rajin menyikat gigi. Menurut American Dental Association, hal ini disebabkan oleh kondisi mulut kering, kebiasaan merokok yang mengiritasi gusi, atau infeksi tenggorokan hingga timbul aroma sedap walaupun gigi telah dibersihkan.
Itulah 8 mitos dan fakta tentang bau mulut yang wajib diketahui. Dengan mengetahui fakta tersebut, Anda dapat melakukan pencegahan agar nafas lebih segar dan Anda jadi jauh lebih percaya diri untuk beraktivitas.
Namun, apabila Anda terlanjur memiliki keluhan bau mulut yang tidak kunjung hilang, segera konsultasikan permasalahan Anda pada dokter gigi yang berjaga di klinik. Opal Dental selaku klinik gigi dengan teknologi modern dan tim berkualitas dapat Anda andalkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, sehingga Anda pun jadi nyaman beraktivitas dan tampil percaya diri.